AMBON - BERITA MALUKU. Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, menjadi salah satu dari 323 wisudawan yang dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor Periode I Tahun 2026 di Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), yang berlangsung di Kristiani Center Talake, Selasa (16/6/2026).
Pada kesempatan tersebut, Benhur yang berhasil meraih gelar Strata Satu (S1) Hukum dipercaya mewakili para wisudawan untuk menyampaikan sambutan. Dalam pidatonya, ia mengajak seluruh lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Benhur, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil dari proses panjang yang tidak lepas dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan keluarga dan civitas akademika.
“Mungkin ada pertanyaan apakah semua mata kuliah yang kami pelajari telah kami kuasai sepenuhnya. Jawabannya tentu tidak. Namun jika ditanya apakah kami telah berubah dan berkembang selama menempuh pendidikan, maka jawabannya adalah ya,” ujar Benhur.
Ia menuturkan, perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, memperluas wawasan, serta mengasah keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Karena itu, Benhur menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UKIM, para dosen, dan tenaga kependidikan yang telah berperan penting dalam mendampingi mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada orang tua, pasangan, anak-anak, dan keluarga para wisudawan yang selama ini memberikan dukungan moral, material, maupun doa.
Menurutnya, perjalanan akademik yang dilalui setiap mahasiswa tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan, hambatan, bahkan kegagalan yang pernah dihadapi menjadi pelajaran berharga tentang arti kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab.
“Hari ini menjadi bukti bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan tekun akan menghasilkan buah yang indah pada waktunya,” katanya.
Benhur menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Para lulusan, kata dia, kini memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh serta menjaga nama baik almamater dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia juga menyoroti perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan baru, mulai dari kemajuan teknologi, perubahan ekonomi, hingga dinamika sosial yang semakin kompleks. Karena itu, dunia pendidikan dituntut terus beradaptasi melalui penguatan kurikulum dan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
Benhur berharap UKIM dapat terus berkembang sebagai institusi pendidikan yang mampu melahirkan lulusan berintegritas, kompeten, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan akademik para wisudawan hingga mencapai kelulusan.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap langkah kita semua,” tutupnya.
